Breaking News

Tugas kami kontrol sosial bapak ,kami tidak perlu ditakuti ,jangan risih dan jangan alergi terhadap awak media


 LAMONGAN, KOMANDOPATASTV.COM

Diketahui bahwa pemberitaan berjudulkan di duga  kepala desa sumberbendo alergi terhadap wartawan yang viral di sosial media juga di jagat pemberitaan media online dan cetak membuat kepala desa (JML) menemui awak media komandopatastv di hari jum,at di caffe salah satu berada di wilayah mantup(25/10/2024)

Saudara (JML) di dampingi bersama rekan menemui awak media di hari jum,at pukul sekitar 15.20 di cafe mantup ,pertemuan itu tidak lain membahas akan pemberitaan tentang saudara (JML) yang sudah viral di jagat maya dan di pertemuan tersebut kepala desa (JML) meminta agar pemberitaan yang sudah viral itu agar diturunkan/takedown.

Kepala desa menyangkal bahwa berita tidak seimbang karna tidak ada kordinasi awak media kepada kepala desa saudara (JML) ,bagaimana mau kordinasi atau klarifikasi dengan kepala desa sedangkan nomer handphone atau whatsapp tidak aktive ,sedangkan melalui nomer baru bersama pak kepala desa dengan ibu kepala desa pun saat di kordinasi lewat whatsapp menjawab salah sambung dengan jawaban bukan nomer ibu/bpak kepala desa sumberbendo.

Saat di temui awak media dibenarkan sendiri oleh (JML) jika nomer yang kemarin awak media hubungi memang nomer kepala desa sumberbendo bersama ibu kepala desa alias nomer bersama ,.tapi kenapa sebelum berita di tayangkan tidak mengakui bahwa itu benar nomer kepala desa ,ada apa dan kenapa kok kelihatanya menghindar dari awak media dan diduga ada yang di tutup tutupi dari awak media apa takut akan pertanyaan pertanyaan awak media kenapa harus takut dan menghindar jika benar ,dengan alasan nomer kepala desa yang lama tidak di aktive kan dikarenakan terjadi suatu masalah dengan ibu kepala desa ,sehingga nomer (JML) tidak di aktive kan dan beralih ke nomer baru yaitu nomer bersama kata bpak kepala desa saudara (JML).

Lanjut dengan permintaan kepala desa (JML) untuk menurunkan pemberitaan/takedown berita kepada pimpinan media komandopatastv telah menolak keras permintaan tersebut ,karena dalam peraturan  berita tidak bisa di takedown kecuali memberikan hak jawab boleh, ali nurhadi mengatakan karena dalam pembrendelan atau disebut takedown bisa mengurangi atau mendistrosi demokrasi di indonesia ucap ali nurhadi pimpinan media komandopatastv.com dalam pertemuan itu.

Ali nurhadi selaku pimpinan media komandopatastv.com meminta agar kepala desa se kecamatan mantup terkhususnya kepala desa sumberbendo bpak (JML) agar tidak menghindar dari awak media lokal maupun media luar yang saat ini di keluhkan rekan rekan media susahnya bertemu dengan sebagian kepala desa di wilayah kecamatan mantup. Awak media datang hanya untuk kordinasi dan memberi pertanyaan sebagai kontrol sosial tugas seorang wartawan. kami berharap kepala desa jangan takut dan tidak perlu menghindar, cukup simpel saja dengan menjawab semua pertanyaan pertanyaan yang awak media pertanyakan dengan begitu tidak timbul kecurigaan dan spekulasi yang tidak perlu.

Ngapain harus ngumpet dan menghindar ,justru akan menimbulkan kecurigaan kenapa dan ada apa ,temui tanyakan apa yang bisa dibantu dan apa yang bisa di kordinasikan ,cukup simpel aslinya ngapain di buat ruwet. Dan jangan sampai ada kata alergi terhadap insan pers karena tugas se orang wartawan adalah kontrol sosial.perlu digaris bawahi fungsi pengendalian sosial adalah memberikan peringatan kepada para pelaku penyimpangan atas perilaku menyimpangnya dan berusaha mengembalikan ke jalan yang benar, menjaga kelestarian nilai-nilai dan norma yang berlaku termasuk menegakkan norma hukum yang kadang kala diabaikan.

Ali nurhadi mendukung untuk meningkatkan peran kepala desa dalam memajukan masyarakat desa perlu edukasi dan sosialisasi ,inovasi, meningkatkan kualitas SDM, memperkuat pemerintahan desa, mengembangkan potensi ekonomi lokal, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan, juga melestarikan lingkungan hidup, saya berharap setelah berita ini ditayangkan tidak ada lagi dugaan kepala desa yang alergi kepada wartawan. (team redaksi)

0 Komentar

© Copyright 2022 - Komando patas