Breaking News

Ketua Tim Advokasi FERADI WPI Revan Pratama Wijaya Rencanakan Adukan Kasus Penculikan dan Penganiayaan Eyang Uun ke Komisi III DPR RI, Kapolri, dan LPSK


MITRA TNI-POLRI KOMANDOPATASTVNEWS

Cibubur -  Ketua Tim Advokasi Eyang Uun / Fam Fuk Tjhong dari Organisasi Advokat Paralegal FERADI WPI – Subur Jaya Lawfirm, Revan Pratama Wijaya, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX., menyatakan akan mengambil langkah hukum lanjutan dengan mengadu ke Komisi III DPR RI, Kapolri, Kompolnas, serta mengajukan permohonan perlindungan saksi dan korban ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Langkah tegas ini diambil menyusul lambannya penanganan kasus hukum terkait dugaan penculikan dan penganiayaan yang menimpa aktivis sekaligus Wakil Ketua Umum DPP FERADI WPI, Eyang Uun (Fam Fuk Tjhong), di wilayah hukum Polda Banten.

Ditemui sejumlah awak media di Cibubur, Rabu (5/8/2026), Revan menanggapi sorotan publik dan pemberitaan yang beredar mengenai belum diungkapnya dalang atau aktor intelektual yang diduga menggerakkan sekelompok oknum dalam insiden kekerasan tersebut.

"Kami berencana akan mendampingi Eyang Uun selaku korban untuk mengadu ke Komisi III DPR RI, Kapolri, dan Kompolnas agar Eyang Uun mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya," ujar Revan kepada awak media.

Selain itu, pihak Tim Advokasi FERADI WPI juga memandang perlunya perlindungan ekstra dari LPSK mengingat status korban sebagai aktivis dan pejabat DPP FERADI WPI yang dikhawatirkan menghadapi potensi ancaman lanjutan selama proses hukum berjalan.

FERADI WPI mendesak jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Banten untuk bekerja secara transparan, profesional, dan segera menangkap pihak-pihak yang menjadi otak di balik dugaan tindak pidana penculikan dan penganiayaan tersebut tanpa pandang bulu.

Catatan Redaksi:

Sebagai media yang netral dan berpedoman pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik, redaksi membuka ruang Hak Jawab dan Hak Koreksi bagi pihak manapun yang merasa dirugikan atau berkepentingan dengan pemberitaan ini.

0 Komentar

© Copyright 2022 - Komando patas