MITRA TNI-POLRI KOMANDOPATASTVNEWS
Lombok Tengah - Puluhan massa yang tergabung dalam aliansi Aksi Sosial Bersama (ASB) mendatangi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Desa Darek, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (6/8/2026). Aksi ini digelar untuk menyuarakan keresahan masyarakat terkait distribusi dan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Dalam orasinya, massa menilai kelangkaan dan antrean panjang BBM berdampak langsung terhadap lumpuhnya aktivitas sehari-hari warga, baik yang tinggal di sekitar SPBU maupun di desa-desa terpencil.
"Kami datang hari ini untuk memperjuangkan hak masyarakat di seluruh desa di Kecamatan Praya Barat Daya agar kebutuhan BBM terpenuhi. Kami kasihan dengan warga yang jauh dari SPBU, mereka tidak bisa beraktivitas seperti bekerja atau mengantar anak sekolah karena kendaraan tidak ada minyak," ujar salah satu perwakilan massa aksi.
Ia menambahkan, warga yang bermukim dekat dengan SPBU pun harus menghadapi antrean hingga berjam-jam, sehingga efisiensi waktu dan produktivitas mereka terganggu.
Lima Poin Tuntutan Massa Aksi
Dalam aksi tersebut, ASB menyampaikan lima tuntutan resmi kepada pihak manajemen SPBU Darek, yang dikoordinasikan langsung oleh Hanafi:
Keterbukaan Informasi: SPBU wajib memasang papan informasi yang memuat kuota bulanan Harga Eceran Tertinggi (HET), jam operasional, alur antrean, serta nomor layanan pengaduan Pertamina (135).
Penataan Antrean: Membentuk jalur antrean khusus serta menempatkan petugas pengatur untuk mencegah tindakan serobot dan praktik calo.
Pengawasan Pengisian Jerigen: Pengisian menggunakan jerigen atau drum hanya diperbolehkan jika disertai surat rekomendasi resmi dari UPT Praya Barat Daya.
Pembentukan Tim Pengawasan Bersama: Membentuk tim independen yang melibatkan unsur masyarakat, pihak SPBU, dan pemerintah untuk mengawasi penyaluran BBM setiap pekan.
Sanksi Tegas: SPBU berkomitmen menindak tegas oknum petugas atau pihak ketiga yang terbukti melakukan penimbunan, menjual di atas HET, atau memfasilitasi calo.
"Tuntutan kami ini murni untuk kebaikan bersama," tegas Hanafi.
Tanggapan Pihak SPBU
Menanggapi aksi tersebut, Pengawas Lapangan (PL) SPBU Darek, Pak Jaya, hadir menemui massa aksi dan menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan oleh aliansi ASB.
"Alhamdulillah, kami dari pihak manajemen mengucapkan terima kasih banyak kepada massa Aksi Sosial Bersama yang telah peduli terhadap operasional SPBU kami. Kami akan berusaha memberikan pelayanan yang lebih baik lagi," ujar Pak Jaya.
Pak Jaya menyatakan bahwa pihak SPBU siap menyepakati seluruh tuntutan yang diajukan massa dan akan menuangkannya secara resmi dalam nota kesepahaman tertulis di atas meterai. Ia juga memastikan bahwa stok ketersediaan BBM di SPBU Darek saat ini masih aman dan tercukupi.
"Tuntutan massa tadi akan segera kami sampaikan kepada pimpinan pusat agar dapat segera berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak pemerintah," pungkasnya.
Jurnalis: Sudianto (Kabiro)
Lokasi: Praya Barat Daya

0 Komentar