Breaking News

Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura Probolinggo-Lumajang Disorot, Minim Papan Informasi dan Rambu Keselamatan Pengendara


 MITRA TNI-POLRI KOMANDOPATASTVNEWS 

Probolinggo, 11 Agustus 2026 - Pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur semestinya menjadi solusi untuk meningkatkan mobilitas masyarakat. Namun, proyek pelebaran jalan dan jembatan di jalur utama yang menghubungkan Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Lumajang menuai sorotan tajam dari pengguna jalan serta awak media. Proyek tersebut dinilai mengabaikan kenyamanan dan keselamatan publik akibat minimnya fasilitas pendukung di area kerja.

Berdasarkan pantauan di lapangan, proyek yang menggunakan dana dari anggaran negara ini tidak dilengkapi dengan papan nama proyek serta minim lampu penerangan jalan. Kondisi ini dikeluhkan oleh para pengendara, terutama pada malam hari ketika volume kendaraan padat dan arus lalu lintas tersendat.

"Padatnya lalu lintas sangat terganggu karena kemacetan, ditambah minimnya penerangan lampu membuat pengguna jalan hanya mengandalkan lampu kendaraan. Rambu-rambu dan tanda bahaya juga sangat terbatas, yang seharusnya dipasang jauh sebelum memasuki area proyek," ujar salah satu pengguna jalan yang melintas.

Minimnya rambu peringatan dan lampu penerangan ini dinilai membahayakan keselamatan pengendara maupun masyarakat sekitar. Padahal, penyediaan rambu keselamatan dan papan tanda bahaya merupakan komponen yang semestinya sudah teralokasikan di dalam Rencana Anggaran Belanja (RAB).

Desakan Transparansi dan Penerapan Aturan KIP

Masyarakat dan awak media mendesak dinas terkait untuk segera menegur pihak rekanan atau kontraktor pelaksana agar lebih memperhatikan standar keselamatan kerja (K3) serta transparansi publik.

Sesuai dengan amanat Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 serta regulasi pengadaan barang dan jasa pemerintah, setiap proyek fisik yang dibiayai oleh keuangan negara diwajibkan untuk memasang papan nama proyek. Papan informasi tersebut sekurang-kurangnya memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan, nilai kontrak, serta jangka waktu pengerjaan.

Hingga berita ini diturunkan, papan nama proyek di lokasi masih belum terlihat, sehingga identitas kontraktor pelaksana maupun instansi penanggung jawab belum diketahui secara pasti. Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi lebih lanjut kepada kepala dinas terkait guna mendapatkan kejelasan mengenai status dan transparansi proyek tersebut.

Jurnalis Berry

0 Komentar

© Copyright 2022 - Komando patas